Mutiara Hikmah

keputusan ada di tangan andakeputusan ada di tangan andaKeterbatasan yang anda miliki memang meminta anda untuk membatasi diri. Tapi keputusan tetap ditangan anda, biarlah suara kecil itu bicara apa saja.

[GAIN Motivation]

kemenangan sejatiKemenangan sejatiKemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menghambat diri di tempat start.

[GAIN Motivation]

to be goodto be goodBahwasanya sesuatu itu dipandang buruk namun anda bermanfaat didalamnya itu sangat lebih baik dari pada anda terjatuh di lubang yang anda impikan namun anda hanya bisa mengekor didalamnya.

[GAIN Motivation]

kesempatan ak datang dua kalikesempatan tak datang dua kali Kata pepatah, Matahari pagi takkan terbit dua kali untuk membangunkan orang yang tertidur nyenyak. Kesempatan pun takkan mengetuk dua kali agar anda mau membuka pintu keputusan anda

[GAIN Motivation]

ummu haram binti malhanUmmu Haram Binti MalhanUmmu Haram berangan-angan untuk dapat menyertai peperangan bersama mujahidin yang menaiki kapal untuk menyebarkan dakwah dan membebaskan manusia dari peribadatan kepada sesama hamba menuju peribadatan kepada Allah saja. Akhirnya Allah mengabulkan angan-angannya dan mewujudkan cita-citanya....

Readmore

rss

Jumat, 25 Februari 2011

Sesuatu yang menghalangi Anda



Bagaimana bila ada sesorang yang sangat ngotot menghalangi anda mencapai kesuksesan? Bagaimana bila orang itu juga yang selalu merintangi diri anda  disetiap usaha? Bagaimana perasaan anda terhadap orang itu? Bagaimana kalau orang itu selalu muncul membawa segudang alasan untuk menghalangi anda bertindak?
Bagaimana kalau ternyata orang itu adalah diri anda sendiri? Boleh jadi. Ada kemungkinan diri anda sendirilah yang menjadi musuh terbesar anda yang menghalangi sukses dan kegemilangan anda.

Pernakah anda memergoki diri anda sendiri berkata “aku tidak mungkin melakukan itu!” tidakkah suara kecil itu juga yang selalu merintangi tujuan anda, dan membawa beratus-ratus alasan bahwa ini-itu adalah mustahil …?
"Keterbatasan yang anda miliki memang meminta anda untuk membatasi diri. Tapi keputusan tetap ditangan anda, biarlah suara kecil itu bicara apa saja."

Relakah anda dipenjara oleh keterbatasan yang anda miliki? Tentu saja tidak. Bayangkan apa yang dapat anda capai bila anda 100% mendukung diri anda sendiri yang seringkali menghalangi diri anda sendiri untuk melakukan hal yang mungkin saja bisa anda lakukan, namun anda berhenti sebelum melakukan hal tersebut. Maka satu kesempatan dalam hidup anda akan terbuang sia-sia karena diri anda sendiri.
Nah…. Silahkan berhenti berkhayal, dan mulailah kehidupan nyata. Its time to get serious.



Salam kesempurnaan
@ Guruh (GAIN Motivation)

Kamis, 24 Februari 2011

Melawan Diri Sendiri


Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menghambat diri di tempat start.

Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahgiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.


Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan rekornya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak. Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawanya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatanya sendiri.
Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain. Karenanya, ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal kekalahan diri sendiri.


                                                                                                            Salam kesempurnaan
                                                                                                 @ Guruh (GAIN Motivation)

Kepala Kucing Lebih Baik daripada Ekor Singa.


 Oee Gan, setiap kata memiliki arti dan setiap arti memiliki makna. Nah .. kali ini GAIN akan membombardir sebuah kalimat unik untuk sobat GAIN niih. Hmm, makna apa ya yang terkandung dalam kalimat "Kepala Kucing Lebih Baik daripada Ekor Singa" ?. Wow . . . sebuah makna besar di dalamnya, mau tau lebih jelas .. ??, simak niih paragraph Gan !!
    Hmm . . . Setiap manusia pasti memiliki cita-cita yang tinggi lagi mulia. Namun jika cita-cita itu tidak di dasari sebuah manfaat untuk dirinya dan orang lain, wah . . buat apa kau timbulkan cita-cita. Sebuah makna dari cita-cita yang mungkin tak ada harganya dimata orang lain. Nah, maka dari itu raihlah cita-cita itu dengan penuh semangat untuk menimbulkan manfaat untuk orang lain.

    Yagh, Kepala Kucing Lebih Baik daripada Ekor Singa ini merupakan semboyan bagi orang-orang yang memiliki cita-cita tinggi namun hanya bisa menggapai setengahnya dari tinggi itu saja. "Mengapa bisa begitu ?", begini sobat, ketika kita terlanjur jatuh di sebuah lobang yang tidak kita harapkan, teriakkan semboyan "Kepala Kucing Lebih Baik daripada Ekor Singa".
     "Kepala Kucing Lebih Baik daripada Ekor Singa" ialah sebuah makna dari segala sesuatu yang dipandang orang RENDAH, namun kita bisa bermanfaat didalamnya dan bisa menjadi yang terbaik dan menjadi yang terdepan didalamnya, itu lebih baik dari pada sesuatu dipandang orang HEBAT namun kita hanya bisa membuntuti dari blakang, dan menjadi seseorang yang hanya bisa mengekor saja dari blakang.
    Maka dari itu, pesan dari GAIN adalah, ingatlah bahwa ketika anda terjatuh di lobang yang salah. Maka jadikanlah lobang itu lumbung manfaat anda untuk orang lain. "Bahwasanya sesuatu itu dipandang buruk namun anda bermanfaat didalamnya itu sangat lebih baik dari pada anda terjatuh di lubang yang anda impikan namun anda hanya bisa mengekor didalamnya."
    Semangat kawan dan jadilah yang terbaik, karna anda mewakili puluhan juta calon manusia yang anda taklukan.

 
Salam kesempurnaan.    

@Aditya Gilang

Sabtu, 19 Februari 2011

Tiada Kata untuk Tidak Mungkin

Setiap manusia pada semua titik kehidupannya pasti memiliki tujuan, cita-cita, atau impian yang ingin mereka capai. Berkeinginan agar menjadi orang yang sukses, memiliki kekayaan yang melimpah atau bahagia dengan kehidupannya.

Seringkali kita memimpikan sesuatu yang besar, namun itu hanya tetap manjadi mimpi belaka. inilah merupakan tantangan menyedihkan bagi kita, penghalang bagi alur perjalanan kehidupan kita yang sehari-hari kita terjebak dalam kehidupan yang menyedihkan atau tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

tapi semua itu bukanlah jadi penghalang kita jika kita mau merubahnya. kita belajar agar bisa berusaha memiliki mimpi yang tinggi.

Sebenarnya kehidupan kita yang tidak kita inginkan, ketidak berhasilan, dll itu merupakan bersumber dari suatu kata singkat yang mematikan. "tidak mungkin" itulah kata momok yang menjadi pacuan agar kita menjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Banyak orang berfikir "saya tidak bisa", "hal itu tidak mungkin dilakukan", "ini terlalu keras", "Tidak ada orang bisa melakukan ini", dsb.

Namun jika semua orang berfikir seperti itu, dapat dipastikan bahwa tidak akan ada penemuan-penemuan, orang-orang besar, atau tidak akan ada inovasi baru yang berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Jika anda membatasi diri anda dengan keraguan mengenai mimpi anda, membiarkan mimpi-mimpi itu tanpa adanya aksi untuk mencapainya, maka hal itu akan menjadi mimpi belaka. atau jika anda memimpikan sesuatu terlalu jauh namun anda tidak berusaha dengan keras untuk mencapainya maka hal itu akan tetap menjadi suatu mimpi kosong yang membayangi anda.

Cobalah Tekhnik berikut untuk masa depan anda,
* ambillah secarik kertas dan tulislah beberapa tujuan/mimpi anda.
* di bagian paling atas, awali dengan "aku tahu aku bisa,....." (isilah titik-titik itu dengan tujuan anda).
* setelah semua keinginan anda yang anda yakin bisa tertulis semua, tulislah dibawahnya dengan awalan "Mungkin aku bisa,...." (isilah titik-titik itu dengan keinginan anda yang itu berupa kemungkinan/anda kurang yakin mengenai impian tsb).
* yang terakhir adalah menuliskan sisa keinginan-keinginan anda yang belum tertuliskan karena sangat tidak yakin akan bisa terlaksana, awali dengan kata-kata "Saya tidak mugkin bisa melakukan ini,....." (isilah titik-titik tsb dengan keinginan yang anda merasa tidak mungkin untuk dilakukan).
* selanjutnya anda lihat list keinginan anda tersebut setiap hari, dan lakukan/gapai list nomer 1 (di bagian anda yakin bisa).
* setelah semua list di bagian anda yakin bisa semuanya sudah tercapai, maka sekarang pindahlah list-list yang tadi awalnya anda mungkin bisa melakukannya ke bagian anda yakin bisa, dan yang tadinya itu tidak mungkin bisa dilakukan ke bagian mungkin dilakukan. lakukan dari langkah awal sampai terakhir secara berurutan dan kontinyu (berkesinambungan).

Anda lihat, tekhnik ini tidak membatasi impian anda, dan cara untuk mencapainya sendiri dengan cara bertahap. semua impian anda akan tercapai tentunya dengan adanya kesabaran untuk selalu fokus pada tujuan anda.

sekarang coba anda fikirkan beberapa peristiwa berikut, ketika 100 tahun yang lalu ada yang ngomong atau pernah memimpikan kalau orang pasti bisa naik ke bulan, terus orang tersebut pastinya ditertawakan karena hal itu tidak mungkin. atau ada orang yang memimpikan bisa berbicara langsung dengan orang lain dengan batasan tempat/berbeda tempat, dan orang itu juga pasti ditertawakan oleh orang lain. namun, apa yang terjadi temanku??? semua yang mereka impikan sekarang bisa terjadi bahkan sekarang sangat diperlukan.

Jadi ketika anda memimpikan sesuatu, pasti ada halangan yang menghadang salah satunya adalah ditertawakna orang lain di sekitar anda, jangan jadikan itu sebagai masalah dalam menggapai impian anda, karena saya yakin mimpi-mimpi itu pasti akan tercapai.

Bermimpilah temanku! Kejar impianmu, jangan terjebak dengan  keterbatasan. berfikir besar dan berusaha keraslah untuk menggapai impianmu.